'Start Up' Resensi Drama Korea

 

Penulis: rochmanadr

Start Up

 


Foto poster diambil dari: Instragram @skawngur


·       Identitas film

Judul                                  : Start Up

Eps                                     : 16 episode

Jenis film/genre                 : romansa, drama

Sutradara                            : Oh Chung-hwan

Perusahaan produksi         : HISTORY D&C

Tahun rilis                          : 2020

Pemain                               : Bae Suzy, Kim Seon-ho, Nam Joo-hyuk, Kang Han-na,

  Stephanie Lee, Kim Dowan, Yoo Su Bin

 

·       Sinopsis film:

Seorang perempuan berama Seo Dal-mi (Bae Suzy) memiliki kehidupan rumit sejak kedua orang tuanya bercerai. Perceraian itu membuat Dal-mi memilih ikut dengan ayahnya, sedangkan kakaknya yang bernama Seo In-jae memilih untuk bersama ibunya. Hidup dengan kesendirian membuat Dal-mi murung sejak kakaknya Seo In-jae tak lagi bersamanya. Neneknya yang merasa kasihan dengan Dal-mi pun mencarikan teman pena untuk Dal-mi menemani Dal-mi melalui surat menyurat. Teman yang dihadirkan oleh neneknya bernama Nam Do-san. Nenek Dal-mi menciptakan karakter Nam Do-san dibantu oleh Han Ji-pyeong (Kim Seon-ho) dalam menulis surat tersebut. Sosok teman pena itu sesungguhnya adalah tokoh fiksi yang tak pernah ada di dunia nyata.

Saat Dal-mi dewasa, Dal-mi ingin mencari sosok Nam Do-san yang sesungguhnya. Dal-mi yang ingin membuktikan bahwa ia bahagia memilih bersama ayahnya akan membuktikan ketika kakaknya menantang Dal-mi untuk membawa Do-san ke pesta relasi yang diadakan perusahaan In-jae. In-jae tumbuh dewasa dengan ekonomi kecukupan karena ibunya menikah lagi, sedangkan Dal-mi tumbuh dewasa dengan ekonomi yang sulit setelah ayahnya meninggal. Kehidupannya yang sulit telah mendorongnya untuk menunjukkan kebahagiaan yang ia punya, termasuk Nam Do-san yang selalu Dal-mi ceritakan kepada In-jae bertahun-tahun lalu. Neneknya khawatir ketika Dal-mi mulai mencari Do-san yang asli, karena nama Nam Do-san adalah nama anak kecil yang diambil dari sebuah koran. Nam Do-san dalam koran itu adalah peraih medali emas dalam sebuah kompetisi.

Nenek Seo Dal-mi akhirnya meminta bantuan kepada Han Ji-pyeong yang dahulu menulis surat palsu kepada Dal-mi untuk menemukan Do-san yang asli. Hal ini demi kebaikan Seo Dal-mi agar tak merasa sedih saat pesta relasi. Bertemunya Dal-mi dengan Do-san membuat Dal-mi memiliki harapan dan mimpi yang terasa nyata. Hingga berjalannya waktu, Dal-mi mengikuti salah satu event perusahaan rintisan yang diadakan oleh Sandy Box. Sandy Box dikenal dapat menjadi wadah bisnis para perusahaan rintisan dan Dal-mi masuk ke dalam Sandy Box.

Di Sandy Box, Dal-mi mengetahui sebuah fakta bahwa Do-san bukan seseorang yang mapan, melainkan juga berjuang, sama seperti dirinya. Do-san dan kedua temannya yang bernama Kim Young-san (Kim Dowan) dan Lee Chul San (Yoo Su Bin) juga mengikuti seleksi untuk masuk ke Sandy Box. Do-san dan teman-temannya mengejar mimpi mereka untuk masuk ke Sandy Box dan mendapatkan investor untuk perusahaan mereka yang bernama Samsan Tech.

Mereka menjadi rekan satu tim di Sandy Box bersama Dal-mi sebagai CEO Samsan Tech. Dal-mi memilih Han Ji-pyeong sebagai mentor Samsan Tech. Disinilah perjalanan Dal-mi untuk menemukan cinta sejati dan mimpinya. Kisahnya semakin menarik lantaran identitas asli Nam Do-san terbongkar. Ada masanya di mana Dal-mi merasa kebingungan untuk memilih Do-san 15 tahun lalu yang menulis surat atau Do-san dengan tangan besar yang menemui Dal-mi belum lama ini. Drama ini akan mengisahkan perjuangan sejumlah anak muda dalam mewujudkan mimpi mereka, baik itu karier yang bagus maupun percintaan.

 

·       Drama, sinematografi, OST

Bagi seseorang yang sangat menyukai film romansa dengan colour grading pinkysh ini adalah drama yang tepat untuk ditonton. Salah satu tempat yang di shoot cukup menarik, yaitu pulau buatan di tengah Sungai Han. Setiap musim yang dimunculkan memiliki kenangan tersendiri dalam drama in. Musim hujan menceritakan kisah Dal-mi yang ingin berjalan tanpa peta, mempunyai payung tetapi ingin berjalan di tengah hujan, Dal-mi menulis itu dalam suratnya. Sinematografi yang diambil Setiap adegan romantis yang dimunculkan dibuat dengan sangat indah, hingga saya pribadi merasa kagum dengan nuansa yang dihadirkan. Penempatan kamera, pergerakan kamera, serta komposisi pengambilan gambar sangat memuaskan. Nuansa hangat setiap obrolan yang mereka lakukan, seperti perbincangan Dal-mi dengan neneknya di episode-episode akhir membuat penonton merasa kehangatan dalam keluarga yang nyata. Setiap pelukan dan kasih sayang yang diperankan membekas dalam ingatan saya.

OST yang digunakan saat sang tokoh merasakan patah hati sangat menyentuh hati. Penonton merasakan apa yang dirasakan oleh tokoh itu dalam suka maupun duka. OST yang paling berkesan saat cerita dalam drama itu tragis adalah lagu My Dear Love oleh Bae Suzy, lagu My love oleh Davici, dan lagu Day&Night oleh Jung Seung Hwan yang sangat menyayat hati. Lagu itu selalu dimunculkan saat keadaan tidak sedang baik-baik saja, bahkan saya pribadi meneteskan air mata setiap ada adegan yang menyentuh emosi dengan lagu itu. Tak hanya lagu itu, secara keseluruhan OST yang digunakan membuat penonton merasa rileks dalam menonton drama ini dan rasa yang disampaikan oleh drama ini tersampaikan.

 

·       Pesan moral

1.     Folow Your Dream

Drama ini tak sekedar tentang cerita romantis dan perjalanan menemukan cintanya. Start up juga memberikan pesan bahwa kita harus mengikuti mimpi kita seperti dalam bola kasti yang muncul dalam drama dengan tulisan “Follow Your Dream’. Mimpi itu bukan sebatas cita-cita yang ingin dicapai. Mimpi itu juga harapan masa depan, menginginkan pertemanan yang abadi, keluarga yang bahagia, bahkan kisah percintaan yang mulus.

2.     Memulai setiap langkah dengan kejujuran

Untuk memulai hal yang baik, tentunya diperlukan kejujuran dalam setiap prosesnya. Jadikan kritikan sebagai motivasi dan jalan untuk mengembangkan dirimu. Dalam drama Start Up ada adegan di mana Han Ji-pyeong sebagai juri dan mentor mengatakan kata-kata yang pedas demi kemajuan perusahaan itu. Kejujuran itu memang menyakitkan, namun kejujuran dapat membangun diri kita menjadi lebih baik itu

Selain itu, kebohongan juga pastinya akan tergantikan dengan kejujuran seperti surat yang ditulis Han Ji-pyeong dengan nama Nam Do-san. Surat itu akhirnya terbongkar siapa penulisnya. Kejujuran pun membawa kisah mereka pada lembaran cerita baru yang awalnya menyakitkan menjadi kehidupan yang indah meski harus menelan kenyataan pahit.

3.     Percaya pada diri sendiri

Percaya pada diri sendiri juga perlu untuk membangun sebuah tim. Berulang kali Seo Dal-mi tak percaya kemampuan pada dirinya sendiri, hal ini termasuk ke pencarian jati diri. Dengan support orang-orang terdekat, akhirnya Dal-mi menemukan kepercayaan pada dirinya sendiri dan ia berhasil menjadi CEO yang hebat, serta mengembangkan perusahaan menjadi lebih besar.

4.     Berhati-hati dalam memilih rekan

Memilih rekan kerja juga harus selektif. Berhati-hatilah dalam memilih orang sebagai rekan timmu. Sepintar dan semahir apapun orang itu, pasti akan goyah jika diberikan penawaran yang lebih fantastis. Mereka akan meninggalkan dirimu apabila tidak memiliki pendirian yang kuat. Dalam drama Start Up dikisahkan dua orang anggota tim yang berprofesi sebagai pengembang AI menghianati perusahaannya hanya karena orang tersebut merasa hebat dan harus bergabung dengan perusahaan yang sepadan, bukan bergabung dengan perusahaan rintisan.

Menilai kepribadian orang lain adalah awal dari rekan tim. Jika kamu memilih rekan yang baik, pastinya akan bertahan sampai akhir seperti tokoh Sang-ha yang selalu menilai orang lain dengan menguji kecocokan kepribadian calon rekannya.

 

·       Kelebihan

Meski setiap episode ditayangkan dalam waktu kurang lebih 70 hingga 80 menit, drama ini tidak membosankan sama sekali. Alurnya yang ringan membuat penonton menikmati drama ini. Setiap tokoh menyampaikan emosinya dengan sangat tepat, seperti tokoh Han Ji-pyeong yang diperankan oleh Kim Seon-ho mengekspresikan dirinya sebagai orang yang emosional, bermulut pedas, namun memiliki rasa perhatian yang berlebih. Drama romansa yang ringan dibubuhi dengan pelajaran hidup membuat kita tidak akan sia-sia menonton drama ini. Banyak pula tips dan trik memulai bisnis dalam drama ini, serta langlah awal yang harus diambil ketika memulai bisnis rintisan yaitu rasa percaya diri dan kehati-hatian dalam mengambil setiap langkah maju. Tak mudah move on dari drama yang sebagus dan seindah ini. Semoga kalian bisa mengejar mimpi kalian seperti anak muda yang ada dalam drama Start Up.

Komentar

Postingan Populer