'Concrete Utopia' Resensi Film

 Penulis: rochmanadr


CONCRETE UTOPIA


(Foto poster Concrete Utopia: diambil dari Instagram @03_hu)

 

·       Identitas film

Judul: Concrete Utopia

Jenis film/genre: Scifi-thriller

Sutradara: Uhm Tae Hwa

Perusahaan produksi: Climax Studio

Durasi: 130 menit

Tahun rilis: 2023

Pemain: Lee Byung-hun, Park Seo-joon, Park Bo-young, Park Ji-hu, Kim Do Yoon, Kim Sun-young.

 

·       Sinopsis film:

Film yang ditayangkan pada tahun 2023 diadaptasi dari webtoon populer yang menceritakan tentang rasa kemanusiaan yang diuji saat kehancuran terjadi di kota Seoul. Setelah terjadi gempa bumi dahsyat yang menelan banyak korban jiwa, hanya apartemen bernama Hwang Goong masih berdiri kokoh dan tetap menjulang tinggi. Para penyintas yang melihat apartemen itu masih berdiri kokoh pun berbondong-bondong untuk tinggal di apartemen Hwang Goong. Lambat laun, para penghuni apartemen Hwang Goong merasa terancam keberlangsungan hidupnya karena penyintas baru semakin banyak berdatangan untuk menginap, hingga membuat keributan besar karena sifat sensitif yang timbul dalam krisis dunia ini.

Geum-ae (Kim Sun-young) sebagai ketua perempuan Apartemen Hwang Goong memiliki sifat cerdas yang mampu mengatasi masalah di Apartemen  Hwang Goong. Hingga pada akhirnya, Geum-ae mengadakan pertemuan untuk para penghuni Apartmen Hwang Goong dan mendapatkan solusi untuk menunjuk Young Tak yang pernah menjadi pahlawan di apartemen itu. Kim Young-tak (Lee Byung-hun) ditunjuk sebagai kepala pemimpin di apartemen Hwang Goong untuk memimpin pengusiran orang-orang yang menumpang hidup di apartemen Hwang Goong.

Untuk mempertahankan Apartemen Hwang Goong, Young tak (Lee Byung-hun) menugaskan Min-seong (Park Seo-joon) yang mempunyai pekerjaan sebagai pegawai negeri untuk menjadi pemimpin anti kejahatan yang bertugas sebagai garda terdepan apabila terjadi bahaya saat berada di luar apartemen, sedangkan istrinya Min-sung bernama Joo Myeong-hwa (Park Bo-young) yang mempunyai profesi sebagai seorang perawat bertugas merawat orang-orang yang terluka setelah gempa.

 

·       Hal-hal yang mungkin terlewat

Hye-won adalah seorang remaja yang kembali ke Apartemen Hwang Goong seorang diri setelah sekian lama pergi meninggalkan apartemen itu. Hye-won digambarkan sebagai seorang remaja yang tak mudah menyerah, dia juga memiliki rasa kesepian dan terasa kosong meskipun dikelilingi oleh sekelompok orang yang menciptakan suasana ramai melalui percakapan belaka. Meskipun Hye-won masih remaja, ia mampu mengungkap kebohongan besar yang dimiliki oleh Young-tak (Lee Byung-hun). Sedangkan Do-gyun (Kim Do Yoon ) sebagai seorang laki-laki berkacamata yang dengan rasa kemanusiaan yang tinggi digambarkan melalui tutur katanya yang terlihat sangat emosional apabila menyangkut kehidupan seseorang.

 

·       Kemampuan akting yang tak diragukan lagi

1.     Lee Byung-hun

Kalian pasti tidak asing lagi dengan drama korea yang sangat booming seperti Our Blues (2022), Squid Game (2021), Mr. Sunshine (2018), Iris (2008), dan masih banyak drama lainnya dari aktor senior Lee Byung-hun.

2.     Park Seo-joon

Para pecinta drama korea What’s Wrong With Secretary Kim (2018) pasti tak asing lagi dengan Park Seo-joon. Drama yang namanya melejit seperti Itaewon Class (2020), Gyeongsong Creature (2023), Hwarang (2016), She was Pretty (2015). Bahkan Park Seo-joon juga membintangi The Marvels (2023) sebagai Prince Yan.

3.     Park Bo-young

Nama Park Bo-young pasti tak asing lagi apabila telah menonton Strong Girl Bong-soon (2017). Ia juga membintangi sejumlah drama populer seperti Doom at Your Service (2021), Abbys (2019), On Your Wedding Day (2016).

4.     Park Ji-hu

Pecinta drama korea All of Us are Dead (2021) pasti mengenal Park Ji-hu. Namanya semakin melejit ketika ia juga membintangi drama Little Women (2022) bersama Kim Go-eun.

5.     Kim Do Yoon

Penggemar Taxi Driver (2021) pasti telah mengetahui Kim Do Yoon. Ia juga membintangi drama horor fantasi Hellbond (2021).

6.     Kim Sun-young

Film terbaru dari Kim Sun-young diantaranya Queen of Divorce (2024), Crash Course in Romance (2023), Dream Palace (2022), The Silent Sea (2021).

 

·       Sinematografi

Uhm Tae Hwa sebagai sutradara film mampu menghadirkan suasana film Concrete Utopia yang mencekam dengan krisis pangan yang melanda para manusia di kota Seoul yang berhasil selamat dari gempa menakutkan itu melalui percakapan antar tokohnya. Film ini termasuk film yang sukses dengan 1 juta penayangan hanya dalam 4 hari. Pengambilan gambar seperti memperinci beberapa detail dalam film  membuat penonton mudah memahami alurnya tanpa berpikir keras.

Meskipun sutradara film Concrete Utopia tak mengambil banyak latar cerita hanya mengambil latar tempat di apartemen dan sekitar jalanan kota Seoul, hal itu tak membuat film tersebut memiliki celah, bahkan mereka bermain di skill editing yang membuat film dari awal sampai akhir terjadi dalam kehidupannya. Bahkan menonton 2 jam terasa seperti hanya 30 menit.

 

·       Kelebihan

Film ini mengisahkan alur yang berbeda dari film pada umumnya. Genre scifi dan thriller menjadikan film ini sebagai film yang tak monoton sama sekali. Penonton akan dibuat kagum dengan aksi-aksi heroik dan plot twist paling kejam dalam cerita ini. Film  Concrete Utopia menggunakan 2 alur, yaitu alur maju dan alur mundur yang disusun secara rapi untuk menceritakan kisah di masa lalu dan masa kini tanpa membuat penonton merasa kebingungan. Film ini menggunakan tone warna sedikit gelap dengan sentuhan warna abu untuk mencerminkan situasi setelah gempa yang tak beraturan itu terjadi, para penghuni apartemen berhasil digambarkan gelap mata.  Film ini semakin menarik dengan konflik yang memanas di tegah cerita. Uhm Tae Hwa membuat film ini menjadi pecah beberapa sudut pandang dan asumsi masing-masing untuk berpihak pada satu aksi dari sejumlah aksi yang dihadirkan.


 

Komentar

Postingan Populer