PERSIS SOLO KALAH TRAGIS DI KANDANG. INI CURHATAN SANG KAPTEN.

 PERSIS SOLO KALAH TRAGIS DI KANDANG. INI CURHATAN SANG KAPTEN.

Penulis: Rochmana Dwi Rahayu

26/4/2024

Laga Persis Solo vs Persita Tangerang di Stadion Manahan Solo, Jumat (26/4/2024). 

(Foto: Rochmana Dwi Rahayu)


SOLO – Persis Solo kalah tragis pada laga terakhir di kandang sendiri melawan Persita Tangerang dengan skor 1-2 di Stadion Manahan, Jumat (26/4/2024) sore. Kapten tim berjuluk Laskar Sambernyawa, Rian Miziar, mengaku merasa stres di laga terakhir ini gagal memberikan hadiah kepada fans

Persita membuka keunggulan pertama pada menit ke-19 di luar kotak penalti. Pada menit awal terlihat semangat kekompakan dan percaya diri dari Persita Tangerang, terpantau dengan dilancarkannya berbagai upaya penyerangan ke gawang Persis Solo. 

Persis Solo akhirnya mampu menyamakan skor pada menit ke-41 melalui gol David Gonzalez. 

Selain itu, Persis Solo lebih menekankan pergantian pemain muda dari bangku cadangan pada babak kedua untuk mengejar ketertinggalan poin seperti memasukkan Arkhan Kaka dan Faqih Maulana pada menit ke-78.

Pertandingan babak kedua diwarnai dengan berbagai umpan terobosan. Sebelumnya, pemain Persis Solo beberapa kali gagal menuntaskan aksinya untuk mencetak gol meski sudah mendekati gawang Persita. Pertandingan yang sengit terus berlanjut hingga tambahan waktu 5 menit, Persita menutup laga dengan skor akhir 1-2.

Persis Solo takluk dari Persita Tangerang dengan skor 1-2 untuk Persita Tangerang di Stadion Manahan Solo, Jumat (26/4/2024). (Foto: www.persissolo.id )

Rian Miziar sempat protes terkait keputusan wasit dalam laga ini. Dia membeberkan ketika Persis Solo berpotensi membahayakan ke gawang Persita wasit dengan tegas memberi pelanggaran. 

“Cuma ketika pelanggarannya tidak membahayakan (ke gawang Persita) disetop oleh wasit, seperti mengatur tempo permainan. Cuma saya tidak mengambinghitamkan wasit, saya juga merasa salah,” terang Kapten Persis Solo dalam konferensi pers seusai laga.

Kekalahan pada laga terakhir ini membuat Rian Miziar meminta maaf dan harus menerima cacian dari para fans. Kapten Laskar Sambernyawa itu merasa memang pantas mendapatkan cacian fans untuknya dan para pemain Persis Solo.

Rian mengungkapkan sebagai pesepak bola, mereka dibayar untuk menang, bukan untuk kalah.

“Permainan hari ini tidak seperti biasa yang dimainkan, ada beberapa yang tidak dilakukan. Sempat kecolongan di gol kedua lewat cetakan gol dari Persita dan juga ada beberapa kesempatan dari potensi penalti yang diraih,” ujar Milomir Seslija, Pelatih Persis Solo seusai laga kontra dengan Persita.

Seperti yang diketahui, Persis Solo sempat mendekati zona Championship Series, namun beberapa pertandingan terakhir terasa agak menurun dan justru mengalami kekalahan. Milo membeberkan pada akhir musim ini telah kehilangan 4 pemain dan satu pemain asing dalam waktu yang lama.

“Untuk musim depan kita akan selektif untuk bisa melakukan seleksi pemain yang akan menjadi squad kita, karena pemain harus beradaptasi dan ada banyak hal yang harus ditentukan untuk pemain Persis musim depan,” jelas Milo.

Pelatih Persis Solo berkebangsaan Bosnia itu akan melakukan seleksi pemain untuk musim depan mengingat banyak kesalahan di musim ini. Ketika dia datang ke Persis Solo, tim tersebut berada di peringkat ke-15 dan sekarang berada di peringkat ke-8. Maka dari itu, Milo akan melakukan seleksi yang lebih baik untuk mendapatkan hasil yang lebih bagus.

Fans Persis Solo, Pasoepati memenuhi bangku supporter untuk mendukung penuh Persis Solo di Stadion Manahan Solo, Jumat (26/4/2024). (Foto: Rochmana Dwi Rahayu)

Persis Solo saat ini tetap berada di posisi ke-8 dengan 47 poin pada klasemen Liga 1 2023/2024, sedangkan Persita sukses menjauh dari zona degradasi di posisi ke-15 dengan perolehan 35 poin.

Komentar

Posting Komentar

Postingan Populer